ANTARA - Membangun home industry dari DNA santai masyarakat Indonesia bukan berarti memupuk kemalasan, melainkan mengolah kebiasaan leyeh-leyeh menjadi peluang produktif. Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel, menyebut kebiasaan atau kultur yang berkembang di masyarakat seperti budaya ngopi, berkumpul, hingga aktivitas rumahan justru menyimpan potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi, mendorong kemandirian, serta memperkuat usaha berbasis lokal.
(Suwanti/Keysha Anissa/Erlangga Bregas Prakoso, Gunawan Wibisono, Syahrudin/Dudy Yanuwardhana/Nabila Anisya Charisty)