ANTARA - Kesabaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap jalannya negosiasi nuklir dengan Iran semakin dipertanyakan, dengan keputusannya menambah kekuatan militer di kawasan Timur Tengah sebagai "pressure factor" bagi Iran. Terkini, Trump menggeser Gugus Tempur Gerald R. Ford, yang terdiri dari kapal induk dan kapal-kapal perusak berkemampuan rudal jelajah, untuk bersiaga di perairan di sekitar Timur Tengah. Pergeseran aset maritim tersebut memperkuat pesan Amerika terhadap Iran akan potensi serangan terbuka apabila negosiasi tidak berjalan sesuai rencana.
(Roy Rosa Bachtiar/Sandy Arizona/I Gusti Agung Ayu N)