Api Abadi Mrapen padam akibat suplai gas alam tertutup lumpur

  • Selasa, 3 Februari 2026 16:08 WIB

Kondisi situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa Situs Api Abadi yang pernah digunakan untuk menyalakan obor PON, Asian Games, Ganefo, hingga upacara Hari Raya Waisak padam sejak 1 Januari 2026 akibat terhentinya suplai gas alam karena tertutup lumpur, dan pihaknya akan melakukan penanganan serta memastikan api tersebut menyala kembali pada pekan kedua Februari 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Petugas menyapu di dekat situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa Situs Api Abadi yang pernah digunakan untuk menyalakan obor PON, Asian Games, Ganefo, hingga upacara Hari Raya Waisak padam sejak 1 Januari 2026 akibat terhentinya suplai gas alam karena tertutup lumpur, dan pihaknya akan melakukan penanganan serta memastikan api tersebut menyala kembali pada pekan kedua Februari 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Petugas Dinas ESDM Jateng memeriksa situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa Situs Api Abadi yang pernah digunakan untuk menyalakan obor PON, Asian Games, Ganefo, hingga upacara Hari Raya Waisak padam sejak 1 Januari 2026 akibat terhentinya suplai gas alam karena tertutup lumpur, dan pihaknya akan melakukan penanganan serta memastikan api tersebut menyala kembali pada pekan kedua Februari 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Kondisi situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa Situs Api Abadi yang pernah digunakan untuk menyalakan obor PON, Asian Games, Ganefo, hingga upacara Hari Raya Waisak padam sejak 1 Januari 2026 akibat terhentinya suplai gas alam karena tertutup lumpur, dan pihaknya akan melakukan penanganan serta memastikan api tersebut menyala kembali pada pekan kedua Februari 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait