LPP Ambon buka layanan tatap muka pada Lebaran 2024
- 11 April 2024
Warga binaan menyelesaikan kerajinan dompet plastik di Bengkel Kerja Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II-A Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/3/2022). Sekitar 166 warga binaan perempuan dari total 287 warga binaan dilatih dan diberdayakan dalam mengembangkan keterampilan mereka seperti menjahit, membatik, menyablon, salon, sulam pita, kerajinan tas hingga tata boga di bengkel kerja lapas tersebut guna meningkatkan perekonomian mereka melalui upah atau premi serta mempersiapkan kemandirian ketika bebas nanti. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
Petugas menunjukkan jaket hasil produksi warga binaan di Bengkel Kerja Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II-A Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/3/2022). Sekitar 166 warga binaan perempuan dari total 287 warga binaan dilatih dan diberdayakan dalam mengembangkan keterampilan mereka seperti menjahit, membatik, menyablon, salon, sulam pita, kerajinan tas hingga tata boga di bengkel kerja lapas tersebut guna meningkatkan perekonomian mereka melalui upah atau premi serta mempersiapkan kemandirian ketika bebas nanti. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
Warga binaan menyelesaikan kerajinan sulam pita di Bengkel Kerja Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II-A Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/3/2022). Sekitar 166 warga binaan perempuan dari total 287 warga binaan dilatih dan diberdayakan dalam mengembangkan keterampilan mereka seperti menjahit, membatik, menyablon, salon, sulam pita, kerajinan tas hingga tata boga di bengkel kerja lapas tersebut guna meningkatkan perekonomian mereka melalui upah atau premi serta mempersiapkan kemandirian ketika bebas nanti. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
Warga binaan menyelesaikan kerajinan batik cap di Bengkel Kerja Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II-A Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/3/2022). Sekitar 166 warga binaan perempuan dari total 287 warga binaan dilatih dan diberdayakan dalam mengembangkan keterampilan mereka seperti menjahit, membatik, menyablon, salon, sulam pita, kerajinan tas hingga tata boga di bengkel kerja lapas tersebut guna meningkatkan perekonomian mereka melalui upah atau premi serta mempersiapkan kemandirian ketika bebas nanti. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.