Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial menjamin 22 korban tertimpa pohon saat melaksanakan Shalat Idul Fitri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendapatkan santunan dari pemerintah.

"Kami akan berikan santunan bagi yang meninggal maupun bantuan pengobatan bagi yang terluka," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan data Kemensos, dari 22 korban tersebut, tiga orang meninggal dunia dan 12 orang luka berat dalam perawatan di rumah sakit, serta tujuh luka ringan.

Insiden pohon tumbang ini terjadi di Alun-Alun Pemalang, Jawa Tengah yang menjadi tempat penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah, Senin (31/3).

Ia menjelaskan untuk korban meninggal dunia, para ahli waris masing- masing akan menerima santunan senilai Rp15 juta dari pemerintah.

Untuk korban luka berat 12 orang, kata dia, mendapatkan perawatan inap di Rumah Sakit (RS) Harapan Sehat, RS Siaga Medika, RS dr M Ashari, dan RS Prima Medika, sedangkan tujuh korban luka ringan masih menjalani rawat jalan.

"Para korban luka ringan akan mendapatkan santunan untuk tiap orang sebesar Rp3 juta per orang," kata Saifullah.

Daftar nama korban menurut data Kemensos, yakni meninggal dunia Rasmono (42), Anita Rahmawati (38), dan Rasmani (70), korban luka berat Sumarni (44), Musrinah (66), Hernanda Adila (23), Tarmuji (52), Titi Sundari (68), Sugeng Sutrisno (42), Galang Pamungkas (9), Evan Rayan (6), Ellin Soyanati (48), Sukma (26), Rini Fadilah (41), Anggi Nurkholis (33).

Para korban luka ringan, ​​​​​​​Tarni (60), Apsin (65), Dwi Janu Puspita (29), Riski Novianti (34), Arsaka (5), Ika Dian Aminati (30), dan Nurlinda Riski (14).

 

Baca juga: Mensos data ahli waris korban pohon tumbang saat shalat Id di Pemalang

Baca juga: Korban tewas tertimpa pohon di Pemalang jadi tiga orang

Baca juga: Pohon tumbang timpa jamaah Shalat Id di Pemalang, dua orang tewas

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025