ANTARA -Guru Besar Departemen Hubungan Internasional FISIPOL Universitas Gadjah Mada, Profesor Nur Rahmat, menilai Indonesia masih memiliki peluang diplomasi di Board of Peace meski berstatus anggota tidak tetap. Menurutnya, posisi tersebut tetap dapat dimanfaatkan untuk membangun kerja sama dengan negara-negara sehaluan. Salah satu isu yang dinilai dapat diperjuangkan melalui jalur diplomasi tersebut adalah kepentingan Palestina.
(Imam Prasetyo Nugroho/Rayyan/I Gusti Agung Ayu N)
(Imam Prasetyo Nugroho/Rayyan/I Gusti Agung Ayu N)