Polres Sidoarjo ungkap kasus perdagangan satwa dilindungi

  • Rabu, 4 Maret 2026 21:23 WIB

Seekor owa Kalimantan (Hylobates albibarbis) berada dalam kandang saat pengungkapan kasus perdagangan dan kepemilikan satwa dilindungi tanpa izin di Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Polresta Sidoarjo menangkap seorang pelaku tindak pidana perdagangan dan penyimpanan satwa dilindungi tanpa izin berupa seekor burung enggang Klihingan (Anorrhinus galeritus), seekor burung julang emas (Rhyticeros undulatus), seekor burung kasturi kepala hitam (Lorius lory), seekor owa Jawa (Hylobates moloch), seekor lutung Jawa (Trachypithecus auratus), seekor owa Kalawait (Hylobates muelleri), dan seekor owa Kalimantan (Hylobates albibarbis) sejak tahun 2021. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/YU

Seekor burung enggang Klihingan (Anorrhinus galeritus) dan seekor burung julang emas (Rhyticeros undulatus) bertengger di dalam sangkar saat pengungkapan kasus perdagangan dan kepemilikan satwa dilindungi tanpa izin di Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Polresta Sidoarjo menangkap seorang pelaku tindak pidana perdagangan dan penyimpanan satwa dilindungi tanpa izin berupa seekor burung enggang Klihingan (Anorrhinus galeritus), seekor burung julang emas (Rhyticeros undulatus), seekor burung kasturi kepala hitam (Lorius lory), seekor owa Jawa (Hylobates moloch), seekor lutung Jawa (Trachypithecus auratus), seekor owa Kalawait (Hylobates muelleri), dan seekor owa Kalimantan (Hylobates albibarbis) sejak tahun 2021. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/YU

Petugas membawa seekor owa Kalimantan (Hylobates albibarbis) saat pengungkapan kasus perdagangan dan kepemilikan satwa dilindungi tanpa izin di Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Polresta Sidoarjo menangkap seorang pelaku tindak pidana perdagangan dan penyimpanan satwa dilindungi tanpa izin berupa seekor burung enggang Klihingan (Anorrhinus galeritus), seekor burung julang emas (Rhyticeros undulatus), seekor burung kasturi kepala hitam (Lorius lory), seekor owa Jawa (Hylobates moloch), seekor lutung Jawa (Trachypithecus auratus), seekor owa Kalawait (Hylobates muelleri), dan seekor owa Kalimantan (Hylobates albibarbis) sejak tahun 2021. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/YU

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait