Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat, warga diimbau tidak beraktivitas di jarak 13 km daeri kawah

  • Senin, 20 April 2026 12:40 WIB

Asap vulkanik keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (19 April 2026) 00:00-24:00, Semeru tercatat mengalami 49 kali gempa letusan, satu kali gempa awan panas guguran, dan 18 kali gempa hembusan, sehingga warga diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari kawah. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kyeANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Dua warga beraktivitas dengan latar belakang Gunung Semeru mengeluarkan asap vulkanik, di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (19 April 2026) 00:00-24:00, Semeru tercatat mengalami 49 kali gempa letusan, satu kali gempa awan panas guguran, dan 18 kali gempa hembusan, sehingga warga diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari kawah. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kyeANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Asap vulkanik keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (19 April 2026) 00:00-24:00, Semeru tercatat mengalami 49 kali gempa letusan, satu kali gempa awan panas guguran, dan 18 kali gempa hembusan, sehingga warga diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari kawah. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/YU

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait