Warga Karangasem Bali gelar tradisi Meyab 3 tahun sekali mohon kesuburan lahan pertanian

  • Kamis, 2 April 2026 21:09 WIB

Umat Hindu berjalan membawa jempana atau benda sakral di tengah telaga saat Tradisi Meyab di Desa Tiyingtali, Karangasem, Bali, Kamis (2/4/2026). Tradisi yang digelar setiap 3 tahun sekali dalam rangkaian upacara persembahyangan di Pura Puncak Sari tersebut diikuti ratusan warga sebagai ritual penyucian dan tolak bala serta memohon kesuburan pada lahan pertanian. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.

Umat Hindu berjalan membawa jempana atau benda sakral di tengah telaga saat Tradisi Meyab di Desa Tiyingtali, Karangasem, Bali, Kamis (2/4/2026). Tradisi yang digelar setiap 3 tahun sekali dalam rangkaian upacara persembahyangan di Pura Puncak Sari tersebut diikuti ratusan warga sebagai ritual penyucian dan tolak bala serta memohon kesuburan pada lahan pertanian. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.

Umat Hindu berjalan membawa jempana atau benda sakral di tengah telaga saat Tradisi Meyab di Desa Tiyingtali, Karangasem, Bali, Kamis (2/4/2026). Tradisi yang digelar setiap 3 tahun sekali dalam rangkaian upacara persembahyangan di Pura Puncak Sari tersebut diikuti ratusan warga sebagai ritual penyucian dan tolak bala serta memohon kesuburan pada lahan pertanian. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait