Jakarta (ANTARA) - Sekelompok pemuda dilaporkan menembakkan petasan ke permukiman warga RW 05, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, diduga untuk mencari lawan tawuran.

"Betul, kemarin sudah kita tindak lanjut. Hanya untuk cari lawan tawuran saja," kata Kapolsek Matraman, Kompol Suripno saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Suripno menilai aksi tersebut meresahkan hingga memicu ketakutan warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku telah melarikan diri saat petugas tiba di lokasi dan hendak melakukan pengejaran.

Hingga kini, belum ada pihak yang berhasil ditangkap terkait insiden tersebut.

"Pada kabur semua sekelompok orang itu," ujar Suripno.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, peran aktif pengurus lingkungan seperti RT dan RW juga dinilai penting dalam menjaga keamanan wilayah.

"Kita sama-sama jaga lingkungan. Peran RT/RW juga agar lebih aktif," tegas Suripno.

Menurut Suripno, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan lingkungan, terutama di malam hari, guna mencegah potensi tawuran yang kerap melibatkan kelompok remaja.

Polisi juga mengajak warga untuk segera melapor jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Sebelumnya, petugas gabungan di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, mengamankan sebanyak 126 remaja yang diduga hendak tawuran dalam patroli pengawasan dan pengendalian ketertiban masyarakat (Pamwasdaltib) dan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Dari kegiatan tersebut, petugas menyita 49 unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut, serta sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam tawuran, di antaranya 12 botol minuman keras, enam spanduk atau bendera kelompok, dan enam set petasan.

Selain penanganan potensi tawuran, patroli gabungan juga menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dalam operasi tersebut, petugas menjaring tiga orang yang terdiri dari dua pengamen dan satu perempuan penjual kopi.

Baca juga: Obat keras jadi pemicu pelaku tawuran lebih percaya diri

Baca juga: Patroli gabungan di Jatinegara amankan 126 remaja cegah tawuran

Baca juga: Kalangan remaja diduga konsumsi obat ilegal untuk tawuran di Matraman

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026