Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan lonjakan tersebut dipicu tingginya aktivitas silaturahmi dan wisata masyarakat, termasuk para pemudik yang telah tiba di kampung halaman.
“Sejumlah lokasi wisata menjadi perhatian khusus aparat kepolisian karena tingginya tingkat kunjungan,” ujar Hendra di Bandung, Senin.
Ia menyebut beberapa kawasan yang mengalami peningkatan arus kendaraan di antaranya kawasan Puncak, Lembang, Ciwidey, hingga Pantai Pangandaran.
“Kepadatan di lokasi tersebut telah diantisipasi dengan peningkatan pengamanan sejak awal libur Lebaran,” katanya.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Reydian Kokrosono mengatakan pihaknya menerapkan berbagai strategi untuk mengurai potensi kemacetan.
Menurutnya, selain penempatan personel di titik rawan, polisi juga menyiagakan tim urai kemacetan yang bergerak secara mobile serta memanfaatkan teknologi drone untuk pemantauan lalu lintas secara tepat waktu.
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga diterapkan sebelum pemberlakuan sistem satu arah (one way), khususnya di kawasan Puncak.
“Strategi ini efektif untuk mengatur volume kendaraan dari dua arah secara bergantian sehingga dapat mengurangi kepadatan,” ujarnya.
Menjelang arus balik, Polda Jabar juga mengintensifkan penyebaran informasi melalui media sosial serta layanan hotline mudik yang telah diakses sekitar 11.000 pengguna.
“Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kondisi lalu lintas, akses CCTV, lokasi pos pelayanan, hingga berkomunikasi langsung dengan petugas,” katanya
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026