Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Jakarta telah mematangkan strategi untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026.

Strategi utama berfokus pada penguatan armada, yakni menyediakan 9 unit kapal yang disiagakan, dengan total 21 kunjungan (port of call) untuk melayani pemudik.

"Pelni Tanjung Priok melayani angkutan Lebaran dengan 9 kapal dan 21 call selama periode angkutan Lebaran," ujar Kepala Cabang Pelni Jakarta Antonius Lumban Gaol kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Melalui pengaturan jadwal tersebut, Pelni Jakarta menyediakan kapasitas angkut hingga 21 ribu kursi (seat), sebuah langkah antisipatif yang telah diprediksi untuk menampung tingginya animo masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman melalui jalur laut.

Untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran proses di lapangan, aspek keamanan dan pelayanan menjadi prioritas utama.

Pihaknya sudah menyiagakan total 28 personel pengamanan yang merupakan kolaborasi antara 14 tenaga security internal dan 14 personel dari TNI Angkatan Laut (AL).

Selain itu, alur penumpang diatur secara ketat oleh tim khusus yang terdiri dari 21 tenaga pelayanan debarkasi-embarkasi, serta 15 tenaga operasional.

Penempatan personel ini diharapkan mampu menjaga pelayanan penumpang dengan baik, aman, dan kondusif.

Lebih lanjut, pihaknya secara aktif berkolaborasi dengan pemangku kepentingan, mulai dari Pelindo, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pihak kepolisian, hingga petugas karantina.

"Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan operasional kapal berjalan dengan baik," ungkap Antonius.

Strategi yang telah disiapkan juga mencakup rerouting kapal ke ruas-ruas yang memiliki potensi lonjakan penumpang tinggi, memperluas kanal pembelian tiket guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, serta melakukan uji petik (safety audit) untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut.

Optimalisasi layanan logistik juga dilakukan dengan menambah sentral distribusi peranakan demi menjaga kelancaran pasokan selama masa angkutan.

"(Saya menghimbau para penumpang untuk) jaga kesehatan, bawa obat-obatan, dan hindari calo karena kita banyak channel pembelian tiket," ucapnya.

Baca juga: Pelni Jakarta siap berangkatkan 822 penumpang menuju Sulawesi dan NTT

Baca juga: 249.601 tiket kapal Pelni untuk angkutan mudik telah terjual

Baca juga: Pelni prediksi puncak mudik di Pelabuhan Tanjung Priok pada H-3

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026