Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, Stasiun Pasar Senen menjadi lokasi dengan volume keberangkatan tertinggi, yakni 18.802 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 16.847 penumpang dan Bekasi 8.647 penumpang
"Sedangkan untuk kedatangan tertinggi, yakni Stasiun Pasar Senen 7.061 penumpang, Gambir 4.559 penumpang dan Jatinegara 2.343 penumpang," kata dia di Jakarta.
PT KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas tempat duduk sebanyak 1.083.623 kursi pada masa Angkutan Lebaran 2026. Jumlah kumulatif penumpang yang sudah membeli dan memesan tiket periode tanggal 11 Maret -1 April 2026 telah mencapai 767.829 tiket.
"Rata-rata okupansi (keterisian tempat duduk) periode tanggal 11 Maret-1 April 2026 sebanyak 71 persen (data dinamis)," kata Franoto.
PT KAI juga menghadirkan program diskon tarif hingga 30 persen untuk kelas ekonomi komersial selama periode 14–29 Maret 2026. Secara nasional disediakan 1,2 juta tempat duduk.
Baca juga: H-2 Lebaran, 52 ribu pemudik berangkat dari stasiun Daop 1 Jakarta
Baca juga: 280 ribu penumpang kereta dari Jakarta gunakan diskon tarif 30 persen
Adapun alokasi khusus Daop 1 Jakarta sebanyak 329 ribu kursi dan kini tersisa sekitar 46 ribu tempat duduk.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa tiket yang masih tersedia, khususnya pada periode arus balik serta datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan berjalan lancar,” kata Franoto.
Setiap harinya, PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 KA Penumpang Reguler Jarak Jauh, 13 KA Tambahan lebaran dari Stasiun Gambir, tujuh KA Tambahan lebaran dari Stasiun Pasar Senen dan empat KA Motor Gratis.
Merujuk data, sejumlah KA Jarak Jauh favorit penumpang untuk keberangkatan Stasiun Gambir, yakni Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran dan Batavia.
Sementara untuk keberangkatan Pasar Senen, yaitu Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta dan Progo. "Tujuan favorit penumpang di masa Angkutan Lebaran, yakni Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung dan Jember," kata Franoto.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026