"Tol Trans Jawa ini kita pastikan dalam kondisi yang prima. Kita juga mengantisipasi segala bentuk insiden, termasuk juga cuaca yang kita pantau secara 24 jam, bekerja sama tentunya dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), dan para petugas yang ada di lapangan," ujarnya saat memantau arus mudik dari Kantor Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis.
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan bahwa Kamis ini menjadi puncak dari arus mudik, sebagaimana yang telah diprediksi sebelumnya.
Beberapa gelombang puncak arus mudik telah diantisipasi, mulai dari Sabtu (14/3/2026), Minggu (15/3/2026), Rabu (18/3/2026), dan Kamis ini.
Berdasarkan pantauan langsung dan laporan via CCTV dan konferensi video, lanjut AHY, titik-titik padat terpantau di Kilometer (Km) 70 Cikatama (Karawang, Jawa Barat), Kalikangkung (Semarang, Jawa Tengah), dan Gerbang Tol Prambanan (tol fungsional Yogyakarta-Solo, Jawa Tengah).
"Secara umum terpantau melalui CCTV, ramai tapi lancar. Ini terus kita kawal hingga nanti benar-benar surut, dan masyarakat secara umum berada di kampung halaman masing-masing, dan merayakan Hari Idul Fitri bersama keluarga tercinta," ungkap Menko IPK.
Dia menegaskan Operasi Ketupat yang dijalankan melalui kolaborasi antara Polri, Kemenko IPK, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta pemangku kepentingan terkait seperti Jasa Marga, bertujuan untuk memastikan perjalanan para pemudik ke berbagai daerah bisa lancar.
Hal ini terutama yang paling padat ke arah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
"Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik, dan bisa tiba di lokasi dengan selamat, karena itu yang paling penting dan paling utama. Selebihnya, kami ingin memastikan setelah lebaran, arus baliknya juga bisa kita kawal bersama-sama," ucap AHY.
Baca juga: Menko IPK tekankan mitigasi dan titik rawan bencana dalam perjalanan
Baca juga: Menko IPK tegaskan kesiapan moda transportasi hingga stimulus tol
Baca juga: AHY pastikan semua infrastruktur pendukung arus mudik balik prima
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026