Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengingatkan para murid untuk tidak menghabiskan momen libur Lebaran dengan hanya bermain gawai, melainkan dengan memperbanyak silaturahim.

Ia menegaskan rangkaian perayaan Lebaran hingga libur bersama yang mengikuti haruslah dimanfaatkan para murid untuk melakukan kegiatan bermanfaat, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bersama tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Jangan menghabiskan waktu bermain gawai,” kata Mendikdasmen Mu'ti di Jakarta pada Selasa.

Oleh karena itu, ia pun mengingatkan para orang tua dan keluarga agar memperhatikan sekaligus membatasi durasi penggunaan gawai (screen time) para murid selama libur Lebaran di rumah.

Baca juga: Psikolog: Orang tua harus jadi contoh dalam mengurangi pemakaian gawai

“Perhatikan screen time. Jangan terlalu banyak terpapar oleh screen. Karena itu tidak sehat untuk mata dan juga kalau mengakses informasi yang tidak berguna juga bisa tidak sehat untuk pikiran kita,” imbuhnya.

Sejalan dengan imbauan itu, ia mengatakan kegiatan mudik yang tidak lepas dari rangkaian libur Lebaran nyatanya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para murid, yakni berkaitan dengan membangun relasi maupun kohesi sosial.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan mudik juga dapat menjadi media sosialisasi sekaligus internalisasi nilai dan budaya bangsa kepada anak-anak, termasuk budaya semangat membaca maupun literasi.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar di kampung halaman. Jadi ini yang menurut saya penting kami tekankan, sehingga mudik tidak hanya menjadi kegiatan di mana kita pulang ke kampung halaman, tapi juga media internalisasi nilai-nilai dan budaya bangsa luhur yang harus kita pertahankan dan terus kita jaga bersama-sama,” ujarnya.

Pihaknya berharap kegiatan mudik tidak menjadi momentum bagi para murid untuk menghabiskan waktu dengan hanya bermain gawai, melainkan sarana memperbaiki relasi sosial (fixing) dengan keluarga dekat maupun jauh.

Baca juga: Mendidik generasi digital tanpa kehilangan arah belajar
Baca juga: Opsi aktivitas yang bisa dihadirkan untuk kurangi waktu layar anak

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026