Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyoroti pentingnya pelayanan yang inklusif bagi seluruh pemudik masa angkutan Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

"Fasilitas untuk masyarakat khususnya pemudik tentunya itu sudah lebih baik, ini perlu dipersiapkan," kata Djamari usai meninjau fasilitas pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin.

Dalam kunjungannya, Djamari melihat langsung berbagai layanan yang disediakan bagi pemudik, termasuk ruang membaca anak dan posko pijat disabilitas.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan pemerintah terhadap kesiapan fasilitas pelayanan di terminal selama masa arus mudik Lebaran.

Menurut Djamari, penyediaan fasilitas yang ramah anak dan penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di simpul transportasi.

Saat mengunjungi ruang membaca anak, Menko Polkam melihat sejumlah koleksi buku bacaan yang disediakan bagi anak-anak pemudik. Fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh keluarga yang membawa anak kecil untuk mengisi waktu selama menunggu jadwal keberangkatan bus.

Baca juga: Tinjau Terminal Rambutan, Menko Polkam sebut pelayanan mudik memadai

Dia menilai keberadaan ruang membaca tersebut dapat memberikan suasana yang lebih nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka tidak merasa bosan saat menunggu perjalanan.

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat memberikan kegiatan positif bagi anak-anak selama berada di terminal.

"Kehadiran ruang membaca anak ini sangat membantu keluarga pemudik. Anak-anak bisa tetap mendapatkan aktivitas yang bermanfaat meskipun sedang dalam perjalanan," jelas Djamari.

Selain ruang membaca anak, Menko Polkam juga menyempatkan diri mengunjungi posko pijat disabilitas yang berada di area terminal. Posko ini memberikan layanan pijat bagi pemudik yang mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang.

Dia pun mengapresiasi keberadaan layanan tersebut karena selain memberikan manfaat bagi pemudik, program tersebut juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi penyandang disabilitas yang memiliki keterampilan pijat.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago (tengah) meninjau fasilitas ruang membaca anak bagi pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza
 

Menurutnya, pelayanan yang inklusif seperti ini perlu terus dikembangkan di berbagai terminal dan fasilitas transportasi lainnya. Hal ini penting agar seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan pelayanan yang nyaman dan setara saat melakukan perjalanan mudik.

Baca juga: Puncak mudik di Terminal Kampung Rambutan pada 17-18 Maret

Baca juga: Pemerintah pastikan masyarakat bisa mudik dengan aman

Dia berharap pengelola terminal dan instansi terkait terus meningkatkan fasilitas pelayanan publik agar pemudik merasa aman dan nyaman selama berada di terminal.

"Tidak mungkin pelayanan yang baik tidak disertai tanggung jawab dari masyarakat. Itulah yang terjadi sehingga pelayanan semakin baik," ucap Djamari.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026