"Pemerintah Aceh menghadirkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat," kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem di Banda Aceh, Minggu.
Pada kesempatan itu Mualem melepas rombongan pertama untuk program mudik gratis Pemerintah Aceh serta menyalurkan santunan santunan anak yatim di Depo Trans Koetaradja, Terminal Tipe A Banda Aceh.
Pada program mudik ini Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan yang terdiri atas 27 unit bus besar dan 95 unit Hiace dengan 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Baca juga: Pemprov Jabar mulai berangkatkan 3.040 orang dalam mudik gratis 2026
Mualem mengatakan, tradisi mudik merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul bersama keluarga serta mempererat silaturahim setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
Gubernur menegaskan, program mudik gratis ini untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah dengan menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas masyarakat selama periode libur Idul Fitri.
Selain itu, Mualem juga mengingatkan kepada para pengemudi untuk berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan penumpang di perjalanan.
"Jika lelah istirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman. Salam kami kepada keluarga di kampung halaman," kata Mualem.
Baca juga: Kemenhub mulai angkut sepeda motor mudik gratis gunakan kereta api
Sementara itu, Kepala Dishub Teuku Faisal mengatakan program mudik gratis merupakan upaya pemerintah menyediakan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat selama periode mudik dengan dukungan 17 perusahaan dari unsur BUMN, BUMD, perbankan, dan swasta di Aceh.
Menurut Faisal, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring di laman seulamat.dishubaceh.com, sementara kuota tersedia untuk angkutan darat hanya 2.070 orang.
Selain layanan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan BUMN melalui layanan angkutan darat dengan kuota sekitar 709 orang.
Sementara untuk wilayah kepulauan, disediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” katanya.
Baca juga: ITS berangkatkan 27 armada bus mudik gratis bagi 1.180 sivitas
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026