Jakarta (ANTARA) - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengingatkan masyarakat yang mudik ke kampung halamannya dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk berhati-hati.

"Sekali lagi untuk waspada, untuk hati-hati, dan tidak memaksakan diri kalau misalnya lelah ya memang harus istirahat," kata Dedi kepada pers di rest area KM 57 Tol Cikampek, Karawang, Sabtu.

Menurut dia, hingga dua hari arus mudik Lebaran 2026 ini tingkat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan 92 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

"Dari hasil pantauan sampai dengan hari ini untuk laka lantas mengalami penurunan 92 persen," ujarnya. 

Bahkan, kata Dedi, angka kecelakaan yang menyebabkan kematian juga turun 100 persen dibandingkan tahun lalu.

"Ya tahun lalu itu sampai dengan hari H+2 mudik Lebaran, ada 26 orang meninggal dunia. Tapi, alhamdulillah sampai dengan hari ini (mudik lebaran 2026) zerro (nol)," ujar dia.

Adapun jumlah kendaraan yang melintasi Tol Jakarta - Cikampek pada hari pertama arus mudik Lebaran 2026 mencapai 75.000 unit.

Jumlah tersebut, kata dia, meningkat 15 persen dibandingkan hari pertama arus mudik Lebaran 2025 yang hanya sekira 66.000 unit kendaraan.

"Evaluasi hari pertama itu mengalami peningkatan 15 persen, ya, dibandingkan pada hari yang sama pada tahun 2025. Artinya, bahwa tahun 2025 kemarin kurang lebih sudah 66.000 kendaraan yang melalui ruas jalan tol sampai menuju KM 57. Tahun ini, kita sudah ada di angka 75.000," kata Dedi.

Kendati volume kendaraan meningkat, dia memastikan arus lalu lintas masih terpantau lancar.

"Dari hasil pantauan juga secara umum bisa dikatakan cukup lancar, meskipun peningkatan arus lalu lintas sudah terlihat," imbuh Dedi.

Baca juga: Hari pertama mudik, 75.000 kendaraan melintasi Tol Cikampek

Baca juga: Wakapolri imbau pemudik hubungi 110 jika alami gangguan keamanan

Baca juga: Awasi mudik, Wakapolri datangi "rest area" di Tol Cikampek

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026