"Musim mudik selalu menjadi momentum pergerakan terbesar bangsa ini. Tahun 2026, arus mobilitas diproyeksikan kembali meningkat, menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang lebih adaptif," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo sebagaimana keterangannya di Jakarta, Selasa.
Heru menyebutkan secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya. Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen dari sebelumnya.
Dalam menyikapi hal tersebut, pihaknya memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin kelancaran angkutan Lebaran, terutama di lintasan penyeberangan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Baca juga: Kemenhub atur mobilitas di pelabuhan penyeberangan angkutan Lebaran
Ia menegaskan kesiapan armada 28-33 kapal per hari di Merak–Bakauheni; 9-12 kapal Ciwandan–Wika Beton; 10-12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu; serta 28-32 kapal di Ketapang–Gilimanuk.
Penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan dermaga express, optimalisasi Port Operation Control Center (POCC) berbasis pemantauan real time, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan.
Untuk mendorong kelancaran arus mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi pemerintah sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan, setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.
Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026