"Kuota tahun ini naik, sangat naik. Tahun lalu, yang daftar itu 160, tapi memang ketika di harinya ini ada 135 yang selesai ditindak hapus tatonya, sekarang naik lagi," kata Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Napisah di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa.
Dia menyebutkan kuota tahun ini yang semula ditargetkan 180 peserta justru terlampaui setelah jumlah pendaftar mencapai lebih dari 200 orang.
"Tahun lalu, yang mendaftar 160 orang. Tahun ini, kita buka kuota 180, ternyata yang daftar lebih dari 200 orang. Artinya, minat masyarakat semakin tinggi," ujar Eka.
Menurut dia, kenaikan kuota tahun ini tergolong signifikan dibandingkan pelaksanaan program yang sama pada Ramadhan tahun sebelumnya.
Seluruh pendaftar yang sudah masuk sebelum penutupan tetap dilayani, meskipun jumlahnya melampaui target awal.
Panitia juga menyiapkan empat mesin laser untuk mempercepat proses pengerjaan sehingga seluruh peserta dapat terlayani hingga sore hari.
Baca juga: Ratusan warga ikuti program hapus tato gratis di Jaktim
Selain itu, Eka menyebutkan program tersebut menjadi momentum bagi warga yang ingin memulai lembaran baru.
"Sejak pagi, sekitar 70 peserta telah hadir untuk menjalani prosedur penghapusan tato. Meski cuaca sempat diguyur hujan, kedatangan peserta berlangsung bertahap," ucap Eka.
Kenaikan jumlah peserta itu, kata dia, tak lepas dari kesadaran masyarakat yang semakin meningkat untuk berhijrah, terutama pada bulan suci Ramadhan.
Program hapus tato di Jaktim tidak hanya diikuti kalangan muda, tetapi juga ibu-ibu hingga lansia.
"Ada peserta yang sudah berusia lanjut. Mereka mengaku ingin lebih tenang dalam beribadah dan memperbaiki diri," tutur Eka.
Program hapus tato merupakan kegiatan rutin yang digelar dua kali dalam setahun, yakni saat Ramadhan dan Agustus atau bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.
Selain sebagai bentuk layanan sosial, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi warga yang ingin berubah ke arah yang lebih baik.
Dengan lonjakan kuota dan partisipasi yang melampaui target, pelaksanaan tahun ini menjadi salah satu yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di Jakarta Timur.
Baca juga: Baznas DKI ingatkan warga hapus tato lebih sulit ketimbang memasangnya
Seperti diketahui, pada Ramadhan tahun ini, Baznas/Bazis DKI Jakarta kembali membuka layanan hapus tato gratis bagi individu yang ingin berhijrah di berbagai wilayah Jakarta.
Layanan itu tersedia di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada 23-24 Februari 2026, dan Aula Masjid Assahara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada 24 Februari 2026.
Kemudian, di Ruang Dirgantara Blok B/C Lantai 2 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 26 Februari 2026, serta Aula Serbaguna Blok C di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 3 Maret 2026.
Pendaftaran dibuka mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 secara daring melalui laman baznasbazisdki.id/daftarhapustato, dengan target 1.000 peserta.
Calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar dengan melampirkan fotokopi KTP dan foto tato yang ingin dihapus.
Nantinya, mereka dimasukkan ke dalam grup WhatsApp Layanan Hapus Tato di wilayah masing-masing, dan harus melakukan daftar ulang di lokasi kegiatan.
Layanan itu terbuka bagi masyarakat dengan KTP DKI Jakarta dan berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
Baca juga: Ramadhan, Pemkot Jakut dan Baznas Bazis DKI gelar hapus tato
Baca juga: Hapus tato mampu sempurnakan wudhu
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026