Oleh karena itu, Prabowo memerintahkan Zulhas untuk berkeliling turun langsung ke daerah-daerah mengecek ketersediaan pangan, sekaligus harga-harga pangan dan sembako tetap terjangkau untuk masyarakat.
"Saya diperintah untuk keliling ya memastikan pangan, MBG (makan bergizi gratis), Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih). Kemudian, pengolahan sampah berlangsung dengan baik dan tentu sembako (selama) puasa dan lebaran ini harus tersedia, terjangkau, dan harga tidak boleh naik," kata Menko Pangan menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Zulhas juga menyampaikan dalam rapat tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan stok pangan dimonitor secara ketat.
"Ya kami memastikan bulan puasa (sampai) Lebaran ini harus stok pangan dimonitor secara ketat," ujar Zulhas.
Selain Zulhas, Presiden juga memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk rapat membahas sejumlah isu terkait energi terutama setelah adanya krisis di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Bahlil melaporkan kondisi terkini bidang energi, terutama setelah Angkatan Laut Iran menutup Selat Hormuz sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Selat Hormuz merupakan salah satu choke point yang vital di wilayah Asia Barat, terutama untuk negara-negara eksportir minyak ke negara-negara tujuan di Asia.
"(Laporan kepada Bapak Presiden, red.) mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz, Iran, karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimana pun kita masih melakukan impor sebelum lebaran," ujar Bahlil menjawab pertanyaan wartawan.
Baca juga: Krisis Timteng, Prabowo panggil Menteri ESDM, Menko Pangan ke Istana
Baca juga: Bahlil ratas di Istana bahas pasokan energi imbas konflik Iran
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026