"Penghapusan tato yang rutin dilakukan, karena bertujuan mulia untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar dalam kegiatan hapus tato gratis di Ruang Dirgantara Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis.
Anwar menilai keberadaan tato sering kali menjadi ganjalan atau beban, sehingga diharapkan penghapusan tato gratis ini mampu membantu masyarakat untuk bisa meningkatkan ibadahnya selama Ramadhan.
"Diharapkan dengan penghapusan tato mendapatkan hidayah untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan Ahmad Kahpi menambahkan dengan memfasilitasi masyarakat yang ingin berhijrah dan menjadi pribadi yang lebih baik, hapus tato pada bulan Ramadhan ini tentunya akan menjadi ladang pahala dan amal kebaikan akan dilipatgandakan.
Menurut dia, untuk peserta yang ingin dihapus tatonya harus terlebih dahulu mengikuti tahapan sebelum dilakukan tindakan meliputi pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium darah.
Baca juga: Baznas Jaksel sediakan 100 kuota peserta untuk hapus tato gratis
Sebab, lanjut Kahpi, hal ini sangat penting untuk memastikan peserta tidak memiliki penyakit bawaan yang berisiko saat dilakukan tindakan. Selain itu, pihaknya juga memeriksa sensitivitas kulit peserta karena kondisi kulit setiap orang berbeda-beda.
"Jika ditemukan kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan, dokter dari tim kami akan memberikan arahan dan solusi lebih lanjut. Karena, perlu dipahami bahwa penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser, sensitivitas kulit sangat berpengaruh besar," ucap Kahpi.
Sementara itu, salah satu peserta hapus tato, Budiandry (53) mengaku memilih menghapus tato karena saat ini tato tersebut sudah tidak berguna lagi.
"Awalnya buat tato itu tahun 1993. Saya ingin memberikan kesan agar terlihat keren. Namun, pada dasarnya dahulu saya juga hanya ikut-ikutan teman saja," katanya.
Selain itu, momen ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, jadi bisa menjadi salah satu cara untuk membersihkan hati sekaligus membersihkan diri, terutama badan.
Budiandry pun mengucapkan terima kasih kepada Baznas (Bazis) Jakarta Selatan atas program penghapusan tato gratis ini, sehingga ke depannya diharapkan hapus tato ini bisa terselenggara secara rutin.
"Saya mengajak bagi teman-teman yang berminat untuk menghapus tato, terlebih lagi ini gratis, segeralah bergabung jika ada kegiatan seperti ini di waktu yang akan datang," ucapnya.
Baca juga: Pendaftaran layanan hapus tato gratis mulai dibuka 23 Februari 2026
Baznas (Bazis) Jakarta Selatan menyediakan 100 kuota peserta untuk hapus tato gratis selama satu hari di Ruang Dirgantara Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026