Tegal, Jawa Tengah, (ANTARA) - Perum Bulog memastikan ketersediaan maupun stabilitas harga beras serta MinyaKita memasuki Ramadhan hingga Lebaran 2026 masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang karena pasokan dipastikan aman," kata Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq pada acara inspeksi mendadak di Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa.

Menurut dia, Bulog telah berkeliling melakukan peninjauan terkait harga kebutuhan pokok di Pasar Pagi Kota Tegal yang masih relatif sudah terkendali meski ada kenaikan sedikit.

"Tadi kami tanya ke para pedagang mulai ada penurunan misalnya cabe yang awalnya harga Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram kini sudah turun menjadi Rp80 ribu per kilogram. Kemudian beras, gula, minyak harganya relatif terkendali dan barangnya ada," katanya.

Pemimpin Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di wilayah dalam kondisi cukup.

Apabila diperlukan, menurut dia, Bulog siap menggelontorkan pasokan tambahan melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

"Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat. Pengawasan distribusi MinyaKita juga terus diperkuat yang terintegrasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait," katanya.

Melalui langkah tersebut, ia menegaskan komitmen dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di seluruh Indonesia.

"Sinergi bersama aparat dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan stabilisasi harga. Stok beras dan MinyaKita dipastikan aman," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026