Sigi (ANTARA) - Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palu Yudhi Riandy memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tetap berjalan seperti biasa selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

"Pada prinsipnya program MBG ini tetap berjalan dengan ketentuan makanan ringan dan bebas Ultra-Processed Food (UPF)," kata Yudhi saat dihubungi di Sigi, Jumat.

Ia mengemukakan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah mengeluarkan pedoman penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis selama bulan Ramadhan.

"Jadi pedoman itu untuk memberikan acuan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia terkait distribusi MBG di bulan Ramadhan," ucapnya.

Baca juga: Anggota DPR: MBG investasi jangka panjang tingkatkan kualitas SDM

Ia menuturkan untuk SPPG yang mayoritas siswanya non-Muslim dan tidak menjalankan ibadah puasa maka aktivitas program MBG secara normal dapat dilakukan melalui koordinasi dengan masing-masing sekolahnya.

Sementara untuk siswa Muslim maka tetap mendapatkan paket MBG Ramadhan.

"Distribusi MBG selama bulan Ramadhan mengikuti hari efektif belajar yang sudah ditetapkan pemerintah daerah," sebutnya.

Menurut dia, paket MBG Ramadhan berupa makanan ringan yang aman, praktis dan tahan lama dengan tetap memenuhi kaidah gizi seimbang.

Baca juga: Dinkes Bandarlampung sebut BGN tutup sementara SPPG Sumber Rejo

"Paket MBG Ramadhan ini didistribusikan pada hari efektif sekolah yakni 23 Februari hingga 14 Maret 2026," kata dia.

Yudhi menyebutkan contoh paket MBG selama bulan Ramadhan berisikan roti, telur ayam, susu, kurma dan jeruk.

Paket kedua berupa roti, minuman sereal instan bernutrisi, kurma, telur ayam dan jeruk. Selanjutnya paket ketiga seperti bubur kacang hijau, telur ayam, kurma, dan susu.

Kemudian paket MBG Ramadhan yakni sari gandum, susu, kurma, dan telur puyuh. Pembagian paket tersebut menggunakan kantong totebag.

Diketahui jumlah SPPG di Kabupaten Sigi saat ini sudah sebanyak 16 unit. SPPG itu tersebar di Kecamatan Sigi Biromaru, Nokilalaki, Kulawi, Gumbasa, Dolo Barat, Dolo, Kinovaro, dan Marawola.

Baca juga: Riset UI sebut MBG berdampak positif pada kelompok ekonomi rendah

Pewarta: Moh Salam
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026