Jakarta (ANTARA) - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, tempat ibadah umat Muslim terbesar se-Asia Tenggara tersebut mengangkat tema "Ramadhan Hijau" untuk menumbuhkan kesadaran melestarikan lingkungan dalam kehidupan beragama.

Nasaruddin yang juga Menteri Agama itu mengemukakan, Istiqlal memiliki sistem pembangkit listrik tenaga surya yang telah menjadi perhatian masyarakat di seluruh dunia.

"Biasanya yang menjadi sorotan adalah gedung pencakar langit di Dubai atau Qatar, tetapi tahun lalu yang menjadi perhatian dunia justru Masjid Istiqlal karena atap Istiqlal yang dipenuhi panel solar system. Dengan sistem ini, kami dapat menghemat energi dalam jumlah besar," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, Masjid Istiqlal juga memastikan tidak ada setetes air pun yang terbuang ke selokan karena seluruh air ditampung dalam bak besar, kemudian diolah kembali (recycle).

"Air hasil olahan tersebut bahkan dapat diminum. Saya kira ini satu-satunya masjid di dunia yang memiliki sistem seperti ini," katanya.

Baca juga: Menag terima 100 ton kurma dari Raja Saudi untuk masyarakat Indonesia

Di Istiqlal juga tersedia pusat kebugaran yang lengkap dan gratis untuk siapapun. Pada hari Jumat, Istiqlal sering mengadakan olahraga yang melibatkan umat lintas iman, juga kegiatan bersama di hari bebas kendaraan bermotor.

"Ada senam kebugaran jasmani, pertandingan-pertandingan rutin antarumat beragama, sehingga pemeluk agama lain merasa bersahabat dengan Masjid Istiqlal. Mereka tidak menganggap Istiqlal sebagai sesuatu yang asing, tetapi justru sangat familiar. Konsep ini meneladani masjid Nabi Muhammad SAW pada masa beliau hidup," paparnya.

Selama Ramadhan, Istiqlal juga menyelenggarakan peringatan Nuzulul Quran yang dapat diikuti negara-negara tetangga. Kegiatan itu akan melibatkan para Menteri Agama se-Asia Tenggara, mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia.

"Takbiran pun dilakukan bersama dengan masjid-masjid raya di ibu kota Asia Tenggara, saling menyahut dalam kebersamaan," tuturnya.

Khusus pada bulan suci Ramadhan, akan ada berbagai kegiatan rutin di Masjid Istiqlal, di antaranya salat tarawih didahului dengan penampilan qari-qari (pembaca kitab suci Al Quran) internasional yang ditayangkan bergiliran hingga akhir Ramadhan.

"Setelah itu, juga dilanjutkan kultum oleh penceramah yang dipilih dari berbagai latar belakang: populer karena keilmuannya, tokoh publik atau artis religius, maupun da'i (pendakwah) kondang," ucap Nasaruddin.

Baca juga: Ramadhan 1447 H, Istiqlal siap jadi rumah bagi semua umat beragama

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026