“Kalau personel, setiap malam, setiap hari itu berjumlah 1.900 orang. Pasti mereka patroli rutin tiap malam di wilayah,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan di Jakarta, Selasa.
Satriadi menjelaskan, 1.900 anggota tersebut merupakan gabungan dari TNI dan Polri. Dengan adanya patroli gabungan diharapkan momen Ramadhan tahun ini dapat berlangsung aman dan nyaman.
Tak hanya itu, Satriadi mengatakan, pihaknya juga sudah mulai melakukan razia miras menjelang bulan Ramadhan tahun ini.
"Untuk pengamanan atau penertiban minuman-minuman keras, rutin kita laksanakan di tiap lima wilayah kota seluruhnya," katanya.
Baca juga: Satpol PP DKI tertibkan atribut parpol
Dalam operasi yang digelar di tiga titik wilayah Jakarta pada akhir pekan lalu, petugas berhasil menyita sebanyak 184 botol berisi minuman keras (miras) dari berbagai merek.
Berdasarkan data rekapitulasi, penyitaan terbanyak dilakukan di Kecamatan Kembangan dengan jumlah 108 botol pada Jumat (13/2/2026) sore.
Di waktu yang hampir bersamaan, petugas juga mengamankan 51 botol miras di Kecamatan Matraman dan 25 botol lainnya di Kecamatan Pulogadung.
Baca juga: 450 personel Satpol PP amankan Imlek 2026
Terkait penertiban klub malam saat Ramadhan, Satriadi mengatakan, pihaknya masih menunggu surat edaran yang akan diedarkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta.
Satriadi juga mengimbau agar masyarakat agar tak menggelar "Sahur On The Road" (SOTR) selama bulan Ramadhan.
“Kami imbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan itu. Lalu jangan sampai organisasi masyarakat melakukan 'sweeping' rumah makan,” ungkap Satriadi.
Baca juga: 1.919 personel gabungan amankan perayaan Imlek di Jakarta
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026