Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membidik situasi infrastruktur Aceh membaik sebelum bulan Ramadhan yang jatuh pada pertengahan Februari 2026.

“Mudah-mudahan sebelum bulan suci Ramadhan, masyarakat, saudara-saudara kita bisa lebih baik kondisinya, kehidupan sehari-harinya,” ujar AHY ketika membuka acara “Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi” yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Senin.

AHY menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tidak berada dalam kondisi sulit yang terlalu lama.

Salah satu wujud kehadiran negara adalah rumah hunian sementara (huntara) yang mulai ditempati oleh masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada September 2025.

Baca juga: Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak renovasi dua sekolah di Aceh

“Tiga hari yang lalu, saya baru kembali setelah beberapa kali melakukan pengecekan langsung ke lapangan di Aceh Tamiang. Kondisinya sudah lebih baik daripada kondisi-kondisi awal,” ujar AHY.

AHY berkomitmen untuk memastikan rekonstruksi, utamanya untuk infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dukungan air bersih, rumah sakit, sekolah, dan rumah ibadah tetap dikawal dengan ketat.

“Tentu kita juga masih mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata AHY.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026