Jakarta (ANTARA) - Pemudik yang menggunakan pesawat terbang mengaku bersyukur bisa mendapatkan diskon harga tiket pesawat selama libur Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah.

Hal tersebut diungkapkan pemudik asal Palembang, Ahmad Andrean (23) saat ditemui ANTARA di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu. 

"Kalau segi harga dibandingkan tahun lalu memang jauh ya, karena tahun ini ada diskon dari pemerintah jadi harganya lebih oke lah, lebih murah," katanya.

Ahmad yang baru saja balik dari kampung halamannya itu mengaku mendapatkan tiket pesawat terbang seharga Rp700-800 ribu untuk tiket pergi dan pulang. Harga tersebut lebih terjangkau usai mendapatkan diskon harga tiket dari pemerintah.

"Biasanya kan saat lebaran bisa Rp1 juta lebih, sekarang karena diskon jadi Rp700 ribu sampai Rp800 ribu sudah bisa dapat. Cukup terbantu dengan diskon ini saya dan teman saya," katanya.

Ahmad mudik ke Palembang sejak Jumat (28/3) lalu. Ia mengaku sudah memesan tiket pesawat pergi dan pulang sekaligus dari tiga minggu sebelum keberangkatannya.

Menurut dia, pemesanan tiket lebih cepat dilakukan agar menghindari kesulitan pemesanan tiket, kehabisan tiket, sekaligus mengincar periode diskon harga tiket dari pemerintah.

"Kemarin sih harus pesan jauh-jauh hari soalnya kan banyak yang cari juga. Saya beli H-3 minggu sudah pesan tiket pergi dan pulang biar gampang. Jadi pulang pergi dapat diskon dari pemerintah selama di periode diskon," jelas Ahmad.

Baca juga: Pemerintah beri diskon harga tiket pesawat dan tarif tol untuk pemudik

Baca juga: Bandara Halim catat 11 ribu pemudik pada H-3 Lebaran 2025

Pemudik lainnya, Wafiq Afifah (20), juga mendapatkan diskon harga tiket pesawat saat mudik ke Pekanbaru, Riau.

Wafiq mengaku, harga tiket saat mudik Lebaran 2025 mengalami kenaikan Rp300-400 ribu jika dibandingkan saat libur biasa. Namun, karena adanya diskon tersebut, ia bisa mendapatkan harga tiket pergi Rp1,4 juta sedangkan tiket pulang Rp1,6 juta.

"Aku dapat diskon tiket pemerintah, soalnya kalau harga tanpa diskon bisa sampai Rp2 jutaan lebih," kata Wafiq.

Mahasiswa yang kuliah di Bogor itu mengaku harga tiket pesawat ke kampung halamannya pada saat libur kampus biasanya berkisar Rp1,2 jutaan.

Harga tiket pun biasanya naik sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu di musim puncak liburan, termasuk saat Lebaran. 

"Tapi karena dapat diskon pemerintah jadi lebih murah lagi," ucap Wafiq.

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan adanya potongan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik kelas ekonomi. Diskon yang diberikan mencapai 14 persen dan berlaku mulai 1 Maret hingga 7 April 2025.

Adapun periode penerbangan yang dapat memanfaatkan potongan harga ini berlangsung dari 24 Maret hingga 7 April 2025.

Kebijakan ini diterapkan melalui insentif pajak pertambahan nilai (PPN) yang sebagian ditanggung oleh pemerintah. Dengan adanya kebijakan tersebut, penumpang hanya perlu membayar PPN sebesar 5 persen, sementara 6 persen lainnya ditanggung oleh pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga mendukung program ini dengan menurunkan biaya operasional di 37 bandara serta menyesuaikan harga avtur guna menekan ongkos penerbangan.

Baca juga: Warga manfaatkan libur sekolah untuk mudik lebih awal

Baca juga: Bandara Halim siapkan fasilitas kesehatan kerja sama dengan IBI

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2025