Alhamdulillah sangat terbantu, karena kalau tidak ikut program ini saya bingung mau pulang naik apa dengan anak dan istri
Cirebon (ANTARA) - Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan program arus balik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dari Kota Cirebon, Jawa Barat, menuju wilayah Jabodetabek usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

Salah satu peserta, Herman, mengatakan baru pertama kali mengikuti program ini secara gratis baik saat mudik maupun balik pada Lebaran tahun ini.

“Alhamdulillah sangat terbantu, karena kalau tidak ikut program ini saya bingung mau pulang naik apa dengan anak dan istri,” kata dia di Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Sabtu.

Herman yang berdomisili di Palimanan, Kabupaten Cirebon, itu mengikuti program ini untuk kembali ke daerah perantauan di Depok bersama keluarganya menggunakan salah satu dari dua bus yang difasilitasi pemerintah.

Ia mengungkapkan awalnya mengetahui informasi program tersebut dari media sosial dan langsung mendaftar secara daring. “Syaratnya mudah, hanya pakai KTP dan KK. Tetapi rebutan tiketnya memang perlu usaha karena peminatnya banyak,” ujarnya.

Baca juga: Kemenhub berangkatkan 3.264 pemudik gratis dengan transportasi bus

Sementara itu Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan program dari Kemenhub kali itu memberangkatkan dua bus dengan total 88 penumpang dari Kota Cirebon menuju Terminal Kampung Rambutan (Jakarta Timur) dan Terminal Jatijajar (Depok).

Dia sangat mengapresiasi program rutin dari Kemenhub tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat, terutama para perantau asal Cirebon.

“Terima kasih kepada Kemenhub, tahun ini kita mendapat dua bus. Ke depan, kami berharap jumlahnya bisa ditambah,” kata Edo.

Ia menyampaikan peningkatan jumlah armada pada program ini akan berdampak pada pengurangan kemacetan dan peningkatan keselamatan lalu lintas selama musim Lebaran.

“Semakin banyak warga yang naik bus, semakin aman juga perjalanan mereka,” ujarnya.

Baca juga: Wawali Depok sebut mudik gratis miliki dampak positif

Sedangkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat Hanura Kelana Iriana mengatakan program arus balik gratis menjadi agenda tahunan Kemenhub, untuk melayani pemudik dari berbagai daerah kembali ke kota perantauan.

Menurut dia, program ini rutin digulirkan untuk membantu masyarakat pulang ke kota asal, kemudian kembali ke daerah perantauan dengan aman dan nyaman.

“Cirebon tahun ini mendapat dua bus. Kami tidak hitung jumlah orangnya, namun unit busnya. Ke depan tentu akan kami usulkan penambahan, agar jangkauannya lebih luas dan kuotanya lebih banyak,” tuturnya.

Ia menyebutkan secara nasional program ini melayani rute dari berbagai kota di Pulau Jawa menuju Jakarta dan sekitarnya, termasuk wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Madura.

“Tujuan akhirnya sebagian besar ke Jabodetabek. Kami berharap masyarakat bisa terus memanfaatkan program ini karena selain mengurangi beban biaya, juga membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya,” ucap dia.

Baca juga: Kemenhub sediakan dua bus mudik gratis khusus disabilitas dari Jakarta

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025