Morowali Utara, Sulawesi Tenga (ANTARA) - Satuan Brimob (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) membantu evakuasi warga terdampak banjir di Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara.
"Kami langsung bergerak setelah mendapat laporan. Fokus utama kami adalah membantu warga yang terdampak, terutama dalam evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata Komandan Satbrimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, di Palu, Rabu.
Ia menegaskan pihaknya akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan maksimal kepada warga terdampak banjir.
Baca juga: Satbrimob Sulteng dirikan dapur lapangan bantu warga terdampak banjir
"Kami telah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi dan akan terus memantau perkembangan di lapangan," ujarnya.
Sebanyak 12 personel dari Kompi I Batalyon C Pelopor Polda Sulteng dikerahkan untuk membantu mengevakuasi warga serta menyelamatkan barang-barang mereka.
Ia menuturkan bencana banjir kembali melanda Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara karena aliran Sungai Tambalako meluap akibat curah hujan yang tinggi.
Baca juga: BPBD Sulteng laporkan 875 KK terdampak banjir di Morowali Utara
"Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan akses jalan terputus," katanya.
Jika hujan terus berlanjut, kata dia, diperkirakan debit air Sungai Tambalako akan terus meningkat dan berpotensi memperluas area terdampak banjir.
"Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dengan bantuan dari masyarakat setempat," ujarnya.
Baca juga: BPBD laporkan enam desa di Sulteng terendam banjir
Ia mengatakan Satbrimob Polda Sulteng terus berupaya memastikan keselamatan warga serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025