Mandalay (ANTARA) -

Para anggota Tim Pencarian dan Penyelamatan (Search and Rescue/SAR) China dan tim penyelamat sipil RAMUNION RESCUE bersama-sama mengevakuasi seorang korban selamat di sebuah lokasi gempa di Mandalay, Myanmar, pada 31 Maret 2025. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)

Seorang petugas penyelamat dari China melakukan operasi penyelamatan di sebuah lokasi gempa di Mandalay, Myanmar, pada 31 Maret 2025. ANTARA/Xinhua/Jiang Chao

Para petugas penyelamat dari China melakukan operasi penyelamatan di sebuah lokasi gempa di Mandalay, Myanmar, pada 31 Maret 2025. ANTARA/Xinhua/Jiang Chao

S
Foto yang diambil pada 1 April 2025 ini menunjukkan operasi penyelamatan seorang wanita yang terperangkap di Nay Pyi Taw, Myanmar. Seorang wanita berusia 63 tahun terperangkap di bawah puing-puing selama 91 jam setelah gempa kuat di Myanmar diselamatkan pada hari Selasa di Nay Pyi Taw, Departemen Dinas Pemadam Kebakaran Myanmar (MFSD) melaporkan. ANTARA/Xinhua/HO-MFSD


Anggota dari China Search and Rescue Team melakukan pekerjaan penyelamatan di lokasi gempa di Mandalay, Myanmar, 30 Maret 2025. ANTARA/Xinhua/Cai Yang

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2025