Jakarta (ANTARA) - Ramadhan menjadi salah satu bulan penuh berkah yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak pahala ibadah, termasuk mengkhatamkan Al-Quran.

Selain berpuasa, khatam bacaan Al-Quran 30 juz adalah ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Hal ini disebabkan Ramadhan dikenal sebagai bulan Al-Quran, dalam surat Al-Baqarah ayat 185, Allah SWT berfirman:

"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)."

Khatam Al-Quran merupakan bentuk ibadah yang sangat mulia dan memberikan ladang syafaat. Meskipun kerap menjadi tantangan tersendiri, banyak umat Muslim yang berusaha untuk mewujudkan impian khatam Al-Quran.

Dengan strategi yang tepat dan disiplin yang kuat, khatam Al-Quran selama Ramadhan bukanlah hal yang mustahil. Kesibukan bukan alasan utama untuk jauh dari Al-Quran.

Berikut ini adalah beberapa tips dan strategi yang dapat membantu Anda mencapai target khatam 30 juz Al-Quran selama satu bulan Ramadhan.

Baca juga: Polisi Kapuas Hulu baca Alquran dan Alkitab sebelum apel

1. Metode juz per hari

Gunakan mushaf Al-Quran per-juz atau mushaf khataman yang memudahkan pembagian bacaan. Setiap juz terdiri dari 22 halaman atau 11 lembar. Jika membaca satu juz setiap hari, maka dalam 30 hari akan khatam. Sehingga, buatlah sistem target menyelesaikan satu juz per hari agar lebih teratur.

 

2. Metode lembar per shalat

Jika membaca satu juz sekaligus terasa berat, bagi bacaan berdasarkan jumlah lembar dalam satu juz. Umumnya, satu juz memiliki 9–10 lembar. Dengan membagi bacaan ke lima waktu salat, setiap selesai shalat cukup membaca dua lembar. Cara ini membuat bacaan lebih ringan dan tetap mencapai target satu juz per hari.

Baca juga: Lulus baca Al Quran, 10 ribu santri diwisuda di Masjid Istiqlal 

3. Metode halaman per hari

Mushaf Al-Quran standar Indonesia umumnya memiliki sekitar 604 halaman. Untuk khatam dalam hitungan 29 hari Ramadhan, targetkan membaca 21–22 halaman per hari.

Bacaan bisa dibagi sepanjang hari sesuai keinginan, misalnya saat istirahat, perjalanan, atau waktu luang lainnya. Membawa mushaf atau menggunakan aplikasi Al-Quran digital juga dapat membantu konsisten bacaan.

Muslimah yang telah baligh akan mengalami menstruasi setiap bulan, sehingga mereka terhalang untuk berpuasa, shalat, dan membaca Al-Quran.

Karena itu, perlu untuk memperhitungkan jadwal menstruasi dengan pembagian jumlah bacaan juz agar tetap bisa khatam selama satu bulan Ramadhan.

Salah satu caranya adalah dengan menambah atau menabung bacaan sebelum haid tiba, seperti 1 hari membaca 2-5 juz. Jika belum sempat, bisa mengejar ketertinggalan bacaan setelah masa menstruasi berakhir.

Selain itu, tadarus atau membaca Al-Quran bersama keluarga, teman, atau komunitas masjid bisa menjadi motivasi tambahan dan rasa semangat untuk membaca Al-Quran secara konsisten.

Jika ingin mengkhatamkan Al-Quran lebih dari satu kali selama Ramadhan, jumlah bacaan per hari dapat ditingkatkan. Semakin banyak jumlah lembar yang dibaca, semakin cepat khatam Al-Quran.

Misalnya, untuk khatam dua kali, baca empat lembar Al-Quran setiap selesai shalat. Jika ingin khatam tiga kali, baca enam lembar, dan untuk empat kali khatam, baca delapan lembar.

Demikian cara cepat mengkhatamkan Al-Quran 30 juz selama bulan Ramadhan. Hal terpenting bukan hanya buru-buru menyelesaikan bacaan Al-Quran saja, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungan dari ayat-ayat firman Allah SWT ini.

Baca juga: Masjid di Saudi siap sambut Muslim di malam penyelesaian baca Al-Quran

Baca juga: Sebanyak 36 negara pamerkan karya seni kaligrafi di MTQN

Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025