Petugas terminal Hijrah ingatkan soal bagasi pesawat

Sabtu, 26 Oktober 2013 15:05 WIB | Dilihat 5311 Kali
Budi Santoso
Ilustrasi. Petugas memindahkan barang bawaan jamaah haji ke truk setibanya di Bandara Mutiara Palu, Sulteng, Rabu (23/10). Sejumlah jamaah haji terpaksa menggunakan jasa kargo udara untuk mengangkut barang milik mereka ke tanah air akibat melebihi kuota yang telah tentukan. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Madinah (ANTARA News) - Petugas di Terminal Hijrah Madinah, pos pemeriksaan sebelum masuk Madinah, akan mengingatkan jamaah haji tentang ketentuan bagasi pesawat sehingga mereka tidak belanja berlebihan karena banyak ditemukan kasus kelebihan bagasi di Bandara Jeddah.

"Di Terminal Hijrah, petugas akan memberikan penjelasan tentang ketentuan bagasi pesawat sehingga jamaah tidak perlu belanja berlebihan dan tidak perlu membawa air zamzam dalam koper," kata Kepala Daker Madinah Ahmad Jauhari di Madinah, Jumat.

Ketentuan bagasi pesawat yang diperkenankan yaitu 35 kilogram per jamaah sementara barang bawaan maksimal tujuh kilogram, sehingga menurut Jauhari jika merasa barang bawaanya melebihi ketentuan maka segera dikirimkan melalui jasa kargo.

"Koper bagasi adalah koper resmi sementara barang tentengan hanya diperkenankan dua buah yaitu tas dokumen dan tas troli resmi yang diberikan pihak penerbangan," katanya.

Pada saat rombongan kloter 5 Banjarmasin yang tiba di Terminal Hijrah, Jumat dinihari, Ahmad Jauhari yang menemui rombongan di bus ke-7 mengingatkan ketentuan soal bagasi pesawat dan larangan membawa air zamzam serta mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi tubuh.

"Kami ingatkan jangan mengisi koper dengan air Zamzam, karena pasti akan digeledah saat dilakukan pemeriksaan," katanya.

Ia juga berencana akan memasang poster peringatan bagasi pesawat yang disertai foto-foto tentang razia bagasi di Bandara dan barang hasil razia petugas.  "Poster peringatan akan ditempel di pemondokan sehingga setiap saat jamaah selalu diingatkan," katanya.

Selain soal bagasi pesawat, Ahmad Jauhari juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas berlebihan, apalagi cuaca di Madinah pada pagi dan malam hari mempunyai perbedaan yang cukup besar.
(B013/Z002)