Makkah sempat terjadi hujan dan angin kencang

Rabu, 24 Oktober 2012 07:26 WIB | Dilihat 3938 Kali
Padang Arafah Suasana senja saat matahari terbenam di padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi, Senin (10/10). Padang Arafah terletak di luar tanah haram yang berjarak kurang lebih 21 km dari Mekkah dengan luas keseluruhan 10,4 km persegi yang merupakan tempat wukuf pada puncak haji pada tanggal 9 Dzulhijah. (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo/Koz/pd/11). ()
Arafah (ANTARA News) - Dua hari lalu terjadi hujan dan angin di sekitar Makkah dengan didahului hembusan angin kencang yang menerbangkan debu-debu.

Hujan dan angin merubuhkan sejumlah tenda sehingga mereka harus mendirikan ulang dan mengganti karpet yang basah. Demikian disampaikan Ketua Muasasah Saudi untuk wilayah Asia Tenggara Zuhair Abdul Hamid Sedayu.

"Hujan kadang merepotkan, tetapi sesungguhnya hujan memberi berkah bagi jamaah karena udara jelang wukuf jadi lebih sejuk," kata Zuhair.

Ia juga memperkirakan akan masih turun hujan pada saat wukuf nanti. Hujan di Makkah dan Saudi pada umumnya adalah peristiwa langka. Biasanya hujan terjadi hanya setahun sekali menjelang masuk musim dingin dari musim panas.

Pada Sabtu sore juga terjadi hujan di sekitar Makkah dengan didahului hembusan angin kencang. Meski tidak lama, tetapi hujan berlangsung cukup lebat dan cukup membasahi jalanan.
(ANTARA)