Calon haji tertua asal Papua 88 tahun

Sabtu, 29 September 2012 02:49 WIB | Dilihat 4108 Kali
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji berada dalam bus ketika pemberangkat di Alu-Alun Pamekasan, Jatim, Kamis (27/9). Jumlah Jamaah Calon Haji asal Pamekasan mencapai yang tergabung dalam kloter 20, 21 dan 22 mencapai 1.327 orang, lebih banyak dari tahun 2011 yang berjumlah 814 orang. (ANTARA/Saiful Bahri)
Makassar (ANTARA News) - Jamaah calon haji asal Provinsi Papua, Sudriwiyono yang berusia 88 tahun diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi melalui embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua, Jamaluddin Ribara yang mengantar 375 jamaahnya mengaku jika salah satu dari mereka ada yang berusia 88 tahun.

"Untuk yang tertua dari Papua itu berusia 88 tahun dan yang paling muda berusia 19 tahun yakni Azisah yang sekarang sedang menempuh pendidikan di Unhas Makassar," ujarnya.

Ia mengatakan, Sudriwiyono yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) 11 ini berasal dari Kabupaten Merauku, Papua.

Meskipun usianya relatif tua namun fisik dari calon haji ini masih cukup kuat, bahkan calhaj ini tidak mempunyai penyakit yang berisiko tinggi.

Sudriwiyono yang ditemui di asrama haji Sudiang Makassar mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji.

"Saya sudah menyiapkan semuanya, baik fisik maupun mental karena baru tahun ini saya bisa mengikuti ibadah haji setelah cukup lama mengantri dan masuk daftar tunggu untuk diberangkatkan ke Mekah," katanya.

Pada kloter 11, diisi sepenuhnya oleh jamaah asal Pemprov Papua dengan jumlah jamaah sekitar 370 orang.

Sedangkan pada kloter 12 yang juga sudah diberangkatkan itu berasal dari Kabupaten Bone yang berjumlah 104 orang dan dari Kabupaten Luwu sebanyak 266 orang jamaah.

Di setiap kloter yang berjumlah 370 orang jamaah masih akan ditambah lima orang panitia lainnya yang terdiri Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) satu orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) satu orang jamaah serta tiga orang dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

"Jumlah jamaah setiap kloter itu sebanyak 375 orang sudah termasuk tim pendamping yang akan membimbing para jamaah setibanya di Arab Saudi. Lima orang ini mempunyai spesialisasi masing-masing dan akan bertanggungjawab kepada rombongannya," katanya.

Selain itu, hingga memasuki hari ketujuh pemberangkatan jamaah calon haji melalui embarkasi Sultan Hasanuddin ini sudah memberangkatkan 4.483 orang jamaah dengan 12 kloter.

(KR-MH/F003)