Pondokan haji Makkah setara hotel bintang tiga

Jumat, 28 September 2012 01:33 WIB | Dilihat 3979 Kali
Ilustrasi. Padang Arafah. (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)
Makkah (ANTARA News) - Sebanyak empat gedung berlantai 14, yang pada tahun 2012 mulai disewa menjadi pondokan haji Indonesia, di Jirand Al-Taiseer, Makkah, -- satu kilometer sebelah Barat Masjidil Haram -- merupakan fasilitas akomodasi sekelas hotel bintang tiga.

"Al Tayseer Tower Hotel ini beberapa kali mendapat penghargaan sebagai hotel terbaik berbintang tiga," kata lelaki Arab pengelola Mahadi, ketika sejumlah wartawan Indonesia meninjau lobi hotel milik Saleh Jamil Malaika itu, Kamis.

Kesan mewah hotel di menara A, B, C dan D itu dapat tercermin ketika seluruh ruang di lantai dasar dikosongkan dengan melengkapinya dengan kursi dan meja tamu yang berfungsi sebagai lobi. Setiap kamar yang berkapasitas empat, lima dan enam tempat tidur, dilengkapi pesawat televisi.

Sebanyak 22.000 calon haji Indonesia akan menempati pondokan Al-Taiseer yang tahun ini -- menurut sejumlah petugas pemeriksa awal -- tergolong yang terbaik dari seluruh pondokan yang ada di Makkah.

Berbagai pengumuman seperti pelarangan memasak di kamar, dan larangan mencorat-coret tembok, telah terpasang di sejumlah lokasi gedung.

Bendera Sang Saka Merah Putih telah dipasang di depan gedung dan dengan ukuran lebih kecil di dekat pintu lift pada empat tower yang bagian atasnya dihubungkan dengan jembatan dan di lantai bawah tanah tersedia restoran masakan Indonesia Al-Barokah yang menjual antara lain sop buntut, sate ayam, bakso dan nasi rames.

"Berkah sekali jamaah haji yang mendapatkan pondokan ini," ujar seorang petugas dari Sektor Enam (6) Daerah Kerja (Daker) Makkah, Kementerian Agama, yang menolak ditulis identitasnya, yang membawahi pondokan Al-Taiseer.

Ratusan gedung, yang kondisinya bervariasi, disewa pihak penyelenggara haji Indonesia di Makkah untuk menampung 211.000 jamaah haji RI 1433 Hijriyah 2012.

(J003/a011)