Jakarta (ANTARA News) - Hal pertama yang perlu Anda lakukan pada Wukuf adalah Anda harus tiba di sana pada 9 Dzulhijjah, dari Dzuhur sampai matahari terbenam.

Kebanyakan anggota jemaah haji untuk menggunakan momen ini untuk membaca Alquran, berzikir dan berdoa di Arafah selama jam-jam itu, tetapi ada sejumlah orang malah menyianyiakan waktu dengan ngobrol, merokok atau makan-makan.

Untuk itu, Anda perlu bersiap menghadapi Hari Arafah, dan inilah persiapan-persiapan yang baik untuk Anda.

1. Tidak perlu puasa di Hari Arafah
2. Banyak jemaah yang melewati Mina dengan langsung ke Arafah untuk menghindari macet. Maka itu, Anda harus memastikan bekal makan dan minum Anda cukup untuk sehari semalam tinggal di Arafah.
3. Jangan lupa bahwa pakaian ihram lebih, kipas angin kecil, tikar kecil, kantong plastik, payung, 2 botol air mineral isi 1,5 liter, senter, dan makanan ringan.
4. Mungkin Anda memperoleh tenda bertoilet nyaman, tapi mungkin juga tidak. Nah, untuk menghadapi kemungkinan buruk ini, sekali lagi jangan lupa bawa gayung kecil.
5. Untuk menghindari tidak bolak balik ke kamar kecil, jaga perut Anda dari memakan makanan dan minuman yang bisa membuat Anda sakit perut.
6. Setelah Arafah adalah Mudzalifah. Persiapkan kesiapan psikologis Anda jika sewaktu-waktu Anda terpaksa tidak bisa mengikuti ritual ini. Maka itu, segeralah berangkat dari Arafah begitu matahari terbenam.
7. Jika fisik Anda sehat, mending Anda jalan kaki dua atau tiga jam ke Muzdalifah, daripada terpenjara di bus selama delapan jam. (*)

tipshajj.com/adam/jafar

Pewarta: Adam Rizallulhaq
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010